Menuju 2026 Lebih Sehat: Jangan Berhenti di Resolusi, Lanjutkan dengan Aksi!
- 5 hari yang lalu
- 4 menit membaca

Menyusun daftar “resolusi” bukanlah sesuatu yang asing setiap kali kita melewati pergantian tahun, salah satunya resolusi kesehatan. Apakah Sobat Segitiga Merah termasuk salah satunya? Saat menyusun daftar resolusi kesehatan, sebetulnya kita bisa mulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang tanpa disadari bisa berdampak besar untuk tubuh kita. Duduk terlalu lama, malas bergerak, enggan cek kesehatan, adalah beberapa hal yang bisa menjadi target resolusi untuk diubah, karena jika kebiasaan ini dijalani terus-menerus, dalam jangka panjang tubuh akan menuai dampaknya. Memasuki tahun 2026, artikel ini akan mengajak Sobat Segitiga Merah untuk fokus pada tiga hal sederhana untuk resolusi kesehatan yang bermakna: lebih aktif bergerak, makan lebih sehat, dan rutin cek kesehatan.
Luangkan Waktu untuk Berolahraga di Tengah Aktivitas yang Padat
Gaya hidup modern membuat banyak orang lebih sering duduk dibanding bergerak, mulai dari bekerja di depan layar hingga bersantai dengan gawai. Padahal, tubuh kita pada dasarnya dirancang untuk bergerak aktif. Kebiasaan duduk terlalu lama diketahui dapat berdampak buruk pada metabolisme dan kesehatan tubuh jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. Saat bergerak, otot akan menggunakan gula darah sebagai sumber energi, membantu pembakaran lemak, melancarkan aliran darah, menjaga kerja jantung, serta mendukung kesehatan otot, sendi, pencernaan, serta meningkatkan kualitas tidur dan suasana hati.¹·²
Masalah terbesar saat kita ingin mulai berolahraga adalah merasa tidak ada waktu di tengah kesibukan yang padat atau bingung memilih jenis olahraga yang tepat. Faktanya, menambahkan aktivitas fisik ke dalam keseharian tidak harus dengan olahraga berat. Olahraga intensitas sedang seperti berjalan cepat atau bersepeda yang dilakukan secara rutin setidaknya 150 menit per minggu atau 25-30 menit per hari, sebisa mungkin disertai juga dengan latihan beban, sudah dapat memberikan manfaat nyata bagi tubuh.³ Dengan tubuh yang lebih aktif, level energi terasa lebih stabil dan aktivitas harian pun terasa lebih ringan. Kuncinya bukan seberapa berat aktivitasnya, tetapi seberapa rutin kita melakukannya.³
Makan Sehat: Lebih Sadar dengan Apa yang Kita Konsumsi
Kesibukan sering membuat orang memilih makanan yang praktis tanpa sempat memikirkan kandungannya. Makanan tinggi gula, garam, dan lemak kerap menjadi pilihan karena cepat dan mudah didapat, varian dan rasanya pun beragam dan banyak digemari. Sesekali bisa jadi tidak masalah, namun jika menjadi kebiasaan, dalam jangka panjang kesehatan bisa terdampak.
Memulai kebiasaan makan sehat tidak berarti harus langsung mengubah semua pola makan secara drastis. Langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah menambah porsi sumber serat seperti sayur dan buah, mengingat mayoritas orang Indonesia memiliki tingkat konsumsi serat yang tergolong rendah. Hal ini bisa dilakukan dengan membiasakan setidaknya mengatur setengah isi piring berisi sayur dan buah di setiap waktu makan. Sayur bening, tumis ringan, sup, atau lalapan, serta buah utuh sebagai camilan sudah termasuk pilihan baik.⁴
Selain itu, penting untuk tidak berlebihan dalam mengatur porsi makan, berhenti makan saat tubuh sudah terasa kenyang dengan nyaman, bukan sampai terlalu penuh. Mengurangi makanan dan minuman manis juga menjadi langkah penting, mengingat banyak konsumsi gula berasal dari minuman, seperti es kopi susu gula aren, minuman boba, jus buah dengan tambahan gula, serta minuman berpemanis dalam kemasan.⁴ Dengan pola makan yang nutrisinya lebih lengkap dan seimbang, tubuh mendapatkan asupan yang dibutuhkan untuk beraktivitas sepanjang hari tanpa mudah merasa lelah.
Cek Kesehatan Rutin: Karena Nggak Semua Penyakit Mau “Menampakkan Diri”
Banyak orang menunda pemeriksaan kesehatan karena merasa tubuhnya baik-baik saja, padahal cek kesehatan rutin sangat penting untuk memastikan kondisi tubuh tetap optimal dan mampu membantu mendeteksi masalah sejak dini, terlebih untuk jenis-jenis gangguan kesehatan yang bisa berkembang tanpa gejala yang jelas.⁵
Pemeriksaan sederhana yang dilakukan secara berkala membantu kita mengenali kondisi tubuh dan menjadi pengingat untuk terus menjaga pola hidup sehat. Saat ini, layanan cek kesehatan juga semakin mudah diakses, termasuk melalui berbagai program pemeriksaan kesehatan gratis yang hadir lebih dekat dengan masyarakat. Salah satunya adalah acara cek kesehatan gratis Cek Segitiga OGBdexa yang diselenggarakan di beberapa kota besar sepanjang tahun, sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit.
Dalam cek kesehatan rutin, ada beberapa pemeriksaan dasar yang sebaiknya dilakukan secara berkala, antara lain pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu, dan cek kolesterol. Pemeriksaan ini membantu memantau kondisi tubuh yang sering tidak menimbulkan gejala di awal perkembangan penyakit, namun berperan besar dalam kesehatan jangka panjang. Selain itu, pengukuran berat badan dan lingkar perut juga penting untuk memantau keseimbangan antara asupan nutrisi dan aktivitas fisik.⁶
Jadi Sobat Segitiga Merah, awal tahun 2026 ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk memulai kebiasaan sehat yang berangkat dari hal-hal sederhana: lebih aktif bergerak, memilih makanan dengan lebih bijak, serta rutin cek kesehatan. Menyusun resolusi adalah langkah awal yang baik, tapi manfaat baru bisa kita peroleh saat resolusi sudah terwujud dalam aksi nyata. Langkah kecil hidup sehat yang dilakukan secara konsisten akan membantu kita menjalani hari dengan tubuh yang lebih bugar dan kualitas hidup yang lebih baik.
Referensi:
Harvard Health Publishing. The dangers of sitting too much.
https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/the-dangers-of-sitting
Centers for Disease Control and Prevention. Health Benefits of Physical Activity.
World Health Organization. Physical activity.
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/physical-activity
World Health Organization. Healthy diet.
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet
World Health Organization. Consolidated guidelines on health screening.
American Heart Association. Heart health screenings.
