Simvastatin Kaplet Salut Selaput 10 mg

Simvastatin digunakan untuk terapi pada individu yang mengalami peningkatan risiko aterosklerosis vaskular yang disebabkan oleh hiperkolesterolemia, penyakit jantung koroner, dan hiperkolesterolemia.

Jika tombol tidak bisa diklik, produk tidak tersedia untuk dibeli sendiri dan hanya tersedia di rumah sakit.

Komposisi

Simvastatin 10 mg


Indikasi

  • Terapi dengan “lipid-altering agent” dapat dipertimbangkan penggunaannya pada individu yang mengalami peningkatan risiko aterosklerosis vaskular yang disebabkan oleh hiperkolesterolemia.

  • Terapi dengan “lipid-altering agent” merupakan penunjang data diet ketat, bila respon terhadap diet dan pengobatan nonfarmakologi tunggal lainnya tidak memadai.

  • Penyakit jantung koroner. Pada penderita dengan penyakit jantung koroner dan hiperkolesterolemia, simvastatin diindikasikan untuk:

  • Mengurangi risiko mortalitas total dengan mengurangi kematian akibat jantung koroner.

  • Mengurangi risiko infark miokard nonfatal.

  • Mengurangi risiko pada pasien yang menjalani prosedur revaskularisasi miokardial.

  • Hiperkolesterolemia. Menurunkan kadar kolesterol total dan LDL pada penderita hiperkolesterolemia primer (Tipe IIa dan IIb).


Kontraindikasi

  • Hipersensitif terhadap simvastatin atau komponen obat.

  • Penyakit hati aktif atau peningkatan transaminase serum yang menetap yang tidak jelas penyebabnya.

  • Wanita hamil dan menyusui.


Efek Samping

  • Nyeri perut, konstipasi, flatus, astenia, sakit kepala, miopati, rabdomiolisis. Pada kasus tertentu terjadi angioneurotic edema.

  • Efek samping lain yang pernah dilaporkan pada golongan obat ini:

  • Neurologi: disfungsi saraf kranial tertentu, tremor, pusing, vertigo, hilang ingatan parestesia, neuropati perifer, kelumpuhan saraf perifer.

  • Reaksi hipersensitif: anafilaksis, angioderma, trombositopenia, leukopenia, anemia hemolitik.

  • Gastrointestinal: anoreksi, muntah.

  • Kulit: alopesia, pruritus.

  • Reproduksi: ginekomastia, kehilangan libido, disfungsi ereksi.

  • Mata: mempercepat katarak, ophthalmoplegia.


Dosis

Pasien harus melakukan diet pengurangan kolesterol sebelum dan selama pengobatan dengan simvastatin.

  • Dosis awal yang dianjurkan 5-10 mg sehari sebagai dosis tunggal pada malam hari.

  • Dosis awal untuk pasien dengan hiperkolesterolemia ringan sampai sedang 5 mg sehari. Pengaturan dosis dilakukan dengan interval tidak kurang dari 4 minggu sampai maksimum 40 mg sehari sebagai dosis tunggal pada malam hari.

  • Lakukan pengukuran kadar lipid dengan interval tidak kurang dari 4 minggu dan dosis disesuaikan dengan respon penderita.

  • Pasien yang diobati dengan imunosupresan bersama HMG Co-A reductase inhibitor, agar diberikan dosis simvastatin terendah yang dianjurkan.

  • Bila kadar kolesterol LDL turun di bawah 75 mg/dl (1,94 mmol/l) atau kadar kolesterol total plasma turun di bawah 140 mg/dl (3,6 mmol/l) maka perlu dipertimbangkan pengurangan dosis simvastatin.

  • Penderita gangguan fungsi ginjal: tidak diperlukan penyesuaian dosis, karena simvastatin tidak diekskresikan melalui ginjal secara bermakna. Walaupun demikian, hati-hati pemberian pada insufisiensi ginjal parah, dosis awal 5 mg sehari dan harus dipantau ketat.

  • Terapi bersama obat lain: simvastatin efektif diberikan dalam bentuk tunggal atau bersama dengan “bile-acid sequestrans”.


Kemasan

Kotak, 10 blister @ 10 kaplet salut selaput


Golongan

Antihiperlipidemia


Perlu Resep

Ya


Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari cahaya.

Artikel Terkait