Dopamine HCl dapat digunakan untuk mengoreksi ketidakseimbangan hemodinamika pada hipotensi akut atau syok yang disertai dengan infark miokardium, septikemia endotoksik, trauma, gagal ginjal, sebagai terapi tambahan setelah bedah jantung, dan dekompensasi jantung kronik pada gagal kongestif.

Gallery Produk Sistem Jantung & Pembuluh
DAPATKAN DISINI

Jika tombol tidak bisa diklik, produk tidak tersedia untuk dibeli sendiri dan hanya tersedia di rumah sakit.

Komposisi

Tiap ml mengandung dopamine HCl 40 mg


Indikasi

Untuk koreksi ketidakseimbangan hemodinamika pada:

  • Hipotensi akut atau syok yang disertai dengan infark miokardium, septikemia endotoksik, trauma, dan gagal ginjal.

  • Sebagai terapi tambahan setelah bedah jantung, di mana bisa terjadi hipotensi tetap setelah koreksi hipovolemia.

  • Dekompensasi jantung kronik pada gagal kongestif.


Kontraindikasi

  • Feokromositoma: dopamine dapat melepaskan katekolamin menuju sirkulasi, memproduksi efek aditif menuju kadar katekolamin abnormal yang tinggi, dan menyebabkan hipertensi akut.

  • Takiaritmia ventrikular atau atrial.

  • Penggunaan bersama dengan cyclopropane dan anestetik hidrokarbon terhalogenasi.

  • Hipertiroidisme.

  • Penggunaan bersamaan dengan ergotamine.


Efek Samping

  • Kardiovaskular: detak ektopik, takikardia, nyeri angina, palpitasi, hipotensi, vasokonstriksi, penyimpangan konduksi ventrikel, bradikardia, pelebaran kompleks QRS, hipertensi, gangren.

  • Saluran cerna: mual, muntah.

  • Sistem saraf: sakit kepala.

  • Sistem respirasi: dispnea.

  • Abnormalitas biokimia: azotemia.

  • Reaksi serius atau mengancam jiwa: gangren pada kaki terjadi setelah pemberian dosis 10-14 μg/kg/menit, dan lebih tinggi pada beberapa pasien dengan gangguan vaskular.


Dosis

OBAT POTEN HARUS DIENCERKAN SEBELUM DIBERIKAN KE PASIEN


Dosis Dewasa:

  • Jika diperlukan, peningkatan volume darah atau plasma hingga tekanan vena pusat 10-15 cm H₂O atau tekanan baji pulmoner 14-18 mmHg.

  • Mulai pemberian larutan yang telah diencerkan pada dosis 2,5 μg/kg/menit pada pasien yang cenderung merespons pada sedikit peningkatan kekuatan jantung dan perfusi ginjal. Pada pasien dengan nyeri yang serius, mulai pemberian larutan yang diencerkan 5 μg/kg/menit dan peningkatan dosis menggunakan 5-10 μg/kg/menit yang dinaikkan hingga 20-50 μg/kg/menit, bila dibutuhkan. Jika dosis dopamine dinaikkan hingga 50 μg/kg/menit, disarankan untuk melakukan pemeriksaan urine-output secara teratur. Bila laju air urin mulai berkurang tanpa adanya hipotensi, dianjurkan untuk dilakukan pengurangan pemberian dosis. Lebih dari 50% pasien dapat bertahan/terjaga pada dosis dopamine kurang dari 20 μg/kg/meni. Pada pasien yang tidak memberikan respons terhadap pemberian dosis dopamine dengan tekanan arteri atau laju alir urin yang memadai, penambahan dosis dapat dilakukan untuk menghasilkan tekanan arteri dan perfusi pusat yang baik.

  • Pengobatan terhadap semua pasien membutuhkan evaluasi terapi dan distribusi yang konstan untuk menjaga volume darah, augmentasi kontraktilitas miokardium dandistribusi perfusi perifer. Dosis harus disesuaikan berdasarkan respons pasien dengan perhatian khusus terhadap penurunan laju alir urin, peningkatan takikardia atau perkembangan aritmia sebagai indikasi untuk pegurangan atau tetap mempertahankan pemberian dosis.

  • Seperti halnya semua obat poten yang diberikan secara IV, perhatian harus dilakukan untuk mengontrol lajupemberian untuk menghindari terjadinya pemberian obat dalam bentuk bolus.

  • Pasien anak: tidak direkomendasikan.

  • Pasien usia lanjut: tidak ada variasi dosis yang dianjurkan.

  • Pada pasien dengan kerusakan fungsi hati: dilakukan pemantauan ketat.

  • Pada pasien dengan kerusakan fungsi ginjal: dilakukan pemantauan ketat.


Kemasan

Kotak, 10 ampul @ 5 ml


Golongan

Stimulan Jantung


Perlu Resep

Ya


Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30ºC, terlindung dari cahaya.

Informasi produk lebih lengkap, lihat leaflet dalam kemasan.