Clobazam Tablet 10 mg

Artikel Terkait

Komposisi

Clobazam 10 mg


Indikasi

Pengobatan jangka pendek pada ansietas berat dan psikoneurotik yang disertai ansietas.


Kontraindikasi

  • Hipersensitif terhadap clobazam

  • Pasien yang mengalami depresi sistem saraf pusat.

  • Pasien psikotik dan gangguan depresi mental.

  • Pasien dengan gangguan pernapasan.

  • Pasien dengan miastenia gravis.

  • Pasien dengan riwayat ketergantungan obat.

  • Trimester pertama kehamilan.


Efek Samping

  • Mulut dan tenggorokan kering, disuria, retensi urin, disartria, ataksia, vertigo, pusing, depresi mental, gangguan saluran cerna, takikardia, palpitasi.

  • Kegagalan pernapasan dan hipotensi tidak/jarang terjadi pada dosis terapi, tetapi dapat terjadi pada dosis tinggi.

  • Pemberian overdosis dapat menyebabkan depresi sistem saraf pusat dan koma.

  • Gangguan pernapasan, keletihan, konstipesi, hilang nasu makan, mual, mangantuk, dan bingung.

  • Reaksi kulit seperti erupsi, urtikaria.

  • Penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi dapat menyebabkan abnormalitas yang reversibel seperti gangguan bicara, gangguan fungsi motorik, gangguan penglihatan (penglihatan ganda, nistagmus dan peningkatan berat badan.

  • Berkurangnya libido.


Dosis

Dewasa

20 mg sehari dalam dosis terbagi atau dosis tunggal diberikan malam hari. Jika perlu dapat dinaikkan sampai 30 mg sehari.

Untuk kasus berat, dosis dapat diberikan sampai 6 tablet sehari.


Usia lanjut

10-15 mg sehari dalam dosis terbagi.


Anak ≥3 tahun

½-1 tablet sehari dalam dosis terbagi


Kemasan

Kotak, 10 strip @ 10 tablet


Golongan

Antiansietas


Perlu Resep

Ya


Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari cahaya.

Clobazam digunakan untuk pengobatan jangka pendek pada ansietas berat dan psikoneurotik yang disertai ansietas.