top of page

5 Makanan Penurun Kolesterol yang Baik untuk Dikonsumsi

  • 30 Jul
  • 3 menit membaca
Sayuran hijau menjadi salah satu makanan penurun kolesterol

Kolesterol sering dianggap sebagai “musuh” dalam tubuh, padahal kolesterol sebenarnya dibutuhkan untuk banyak fungsi di dalam tubuh, seperti pembentukan sel dan hormon. Walaupun demikian, Sobat Segitiga Merah juga perlu waspada karena kadar kolesterol yang terlalu tinggi bisa meningkatkan risiko komplikasi berbahaya seperti penyakit jantung dan stroke.


Baik buruknya dampak dari kolesterol sangat ditentukan oleh keseimbangan kadarnya di dalam tubuh. 

Salah satu cara untuk menjaga keseimbangan kadar kolesterol adalah dengan menjaga pola makan bergizi lengkap dan seimbang. Dalam artikel ini, kita akan menyimak beberapa jenis makanan penurun kolesterol yang dapat dikonsumsi untuk menyeimbangkan kadar kolesterol dalam tubuh.


Kolesterol dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan

Kolesterol di dalam tubuh kita terbagi menjadi beberapa jenis, dua jenis yang paling umum dikenal adalah low-density lipoprotein (LDL) atau yang sering disebut sebagai “kolesterol jahat”, serta high-density lipoprotein (HDL) yang dikenal sebagai “kolesterol baik”. Baik LDL maupun HDL sebenarnya menjalankan peran yang penting di dalam tubuh, akan tetapi, kadar LDL yang tinggi rentan menyebabkan penumpukan plak kolesterol di pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke.[1] Sebaliknya, HDL berfungsi untuk membawa kelebihan kolesterol kembali ke hati. Oleh karena itu, kita perlu mengupayakan keseimbangan antara LDL dan HDL yang optimal agar fungsi-fungsi tubuh terjaga dan risiko komplikasi akibat ketidakseimbangan kadar kolesterol dapat diminimalisasi.


Peran Makanan dalam Menjaga Kolesterol

Pola makan sehari-hari sangat memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans, seperti gorengan, makanan cepat saji, daging berlemak, serta aneka camilan dan minuman manis dapat meningkatkan kadar LDL dalam darah. Sebaliknya, makanan kaya serat dan lemak sehat justru bisa membantu menurunkannya.[2] Komponen serat larut dapat mengikat kolesterol di saluran pencernaan sehingga tidak banyak diserap ke dalam darah. Selain itu, lemak sehat seperti omega-3 juga berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, memilih makanan yang tepat bisa menjadi langkah sederhana untuk membantu mengontrol kadar kolesterol, terutama jika dilakukan secara konsisten.


5 Makanan Penurun Kolesterol

Berikut beberapa makanan penurun kolesterol yang baik dikonsumsi secara rutin:


1. Oatmeal dan biji-bijian utuh

Oatmeal dan biji-bijian utuh mengandung serat larut yang disebut beta-glukan, yang dapat membantu menurunkan kadar LDL. Mengonsumsi keduanya secara rutin dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam tubuh.[3]


2. Ikan

Ikan berlemak seperti salmon dan tuna kaya akan asam lemak omega-3. Nutrisi ini dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan.[3]


3. Buah-buahan

Buah-buahan mengandung serat larut seperti pektin serta tinggi kandungan antioksidan yang dapat membantu menurunkan kolesterol.[4]


4. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan merupakan sumber protein, lemak tak jenuh, dan serat larut yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Kandungan seratnya dapat membantu menurunkan kadar LDL dalam darah.[5]


5. Sayuran hijau

Sayuran hijau kaya akan nutrisi dan memberikan berbagai manfaat kesehatan. Serat larutnya mengikat kolesterol di saluran pencernaan dan membantu mengeluarkannya dari tubuh, menurunkan kolesterol LDL, dan meningkatkan kesehatan jantung.[6]


Memasukkan bahan-bahan makanan ini dalam menu sehari-hari dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil, terutama jika dibarengi dengan pola hidup sehat seperti rutin berolahraga, tidur cukup berkualitas, tidak merokok, dan mengelola stres dengan baik.


Kesimpulan

Sobat Segitiga Merah, kolesterol ternyata bukan “musuh”, melainkan zat penting yang perlu dijaga kesimbangan kadarnya. Salah satu strategi yang bisa kita upayakan adalah melalui pola makan. Namun, jangan lupa untuk secara berkala memeriksakan kadar kolesterol di dalam darah, terlebih jika Sobat Segitiga Merah sudah berusia di atas 30 tahun. Jika kadar kolesterol tidak bisa dikendalikan hanya dengan modifikasi gaya hidup, ikuti petunjuk dokter untuk terapi yang sesuai, ya!


Referensi

1. CDC. Centers for Disease Control and Prevention. Cholesterol. Available from: https://www.cdc.gov/cholesterol/about/index.html

2. American Heart Association. Prevention and treatment of high cholesterol. Available from: https://www.heart.org/en/health-topics/cholesterol/about-cholesterol

3. Mayo Clinic. Cholesterol: top foods to improve your numbers. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/in-depth/cholesterol/art-20045192

4. Healthline. 13 cholesterol-lowering foods to add to your diet. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/13-foods-that-lower-cholesterol-levels

5. Every Day Health. 8 foods that help lower your cholesterol. Available from: https://www.everydayhealth.com/high-cholesterol/diet/eight-foods-that-help-lower-cholesterol/



bottom of page