Ranitidine injeksi dapat digunakan untuk pasien rawat inap di rumah sakit dengan keadaan hipersekresi patologis atau ulkus usus dua belas jari yang sulit diatasi, atau sebagai pengobatan alternatif jangka pendek pada pasien yang tidak bisa diberi ranitidine oral.

Gallery Produk Sistem Pencernaan & Metab
DAPATKAN DISINI

Jika tombol tidak bisa diklik, produk tidak tersedia untuk dibeli sendiri dan hanya tersedia di rumah sakit.

Komposisi

Tiap ml mengandung ranitidine HCl setara dengan ranitidine 25 mg


Indikasi

Untuk pasien rawat inap di rumah sakit dengan keadaan hipersekresi patologis atau ulkus usus dua belas jari yang sulit diatasi, atau sebagai alternatif jangka pendek pemberian oral pada pasien yang tidak bisa diberi ranitidine oral.


Kontraindikasi

Hipersensitif


Efek Samping

  • Sakit kepala.

  • Sistem saraf pusat (jarang terjadi): malaise, pusing, mengantuk, insomnia, vertigo, agitasi, depresi, halusinasi.

  • Kardiovaskular (jarang dilaporkan): aritmia seperti takikardia, bradikardia, atrioventricular block, premature ventricular beats.

  • Gastrointestinal: konstipasi, diare, mual, muntah, nyeri perut, pankreatitis (jarang dilaporkan).

  • Muskuloskeletal (jarang dilaporkan): artalgia dan mialgia.

  • Hematologi: leukopenia, granulositopenia, trombositopenia (pada beberapa pasien). Kasus yang jarang terjadi seperti agranulositopenia, pansitopenia, trombositopenia, anemia aplastik pernah dilaporkan.

  • Endokrin: ginekomastia, impoten dan hilangnya libido pernah dilaporkan pada penderita pria.

  • Kulit (jarang dilaporkan): ruam, eritema multiforme, alopesia.

  • Lain-lain, kasus hipersensitivitas yang jarang terjadi (contoh: bronkospasme, demam, eosinofilia), anafilaksis, edema angioneurotik, sedikit peningkatan kadar dalam kreatinin serum.


Dosis

Injeksi intramuskular (IM): 50 mg (tanpa pengenceran) tiap 6-8 jam.

Injeksi intravena (IV): intermiten.

Intermiten bolus: 50 mg (2 ml) tiap 6-8 jam. Encerkan injeksi ranitidine 50 mg dalam larutan natrium klorida 0,9% atau larutan injeksi IV lain yang cocok sampai diperoleh konsentrasi tidak lebih dari 2,5 mg/ml (total volume 20 ml). Kecepatan injeksi tidak lebih dari 4 ml/menit (dengan waktu 5 menit).


Infus intermittent: 50 mg (2 ml) tiap 6-8 jam. Encerkan injeksi ranitidine 50 mg dalam larutan dextrose 5% atau larutan intravena lain yang cocok sampai diperoleh konsentrasi tidak lebih dari 0,5 mg/ml (total volume 100 ml). Kecepatan infus tidak lebihdari 5-7 ml/menit (dengan waktu 15-20 menit).


Infus IV kontinu: 150 mg ranitidine diencerkan dalam 250 ml dekstrosa 5% atau larutan intravena lain yang cocok dan diinfuskan dengan kecepatan 6,25 mg/jam selama24 jam. Untuk penderita sindrom Zollinger-Ellison atau hipersekretori lain, ranitidine injeksi harus diencerkan dengan larutan dextrose 5% atau larutan IV lain yang cocok sehingga diperoleh konsentrasi tidak lebih dari 2,5 mg/ml. Kecepatan infus dimulai 1 mg/kg BB/jam, dan harus disesuaikan dengan kondisi pasien.


Kemasan

Kotak, 25 ampul @ 2 ml


Golongan

Antasida dan antiulkus


Perlu Resep

Ya


Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30ºC, terlindung dari cahaya.

Artikel Terkait