Ketorolac Trometamol Injeksi 30 mg/ml

Ketorolak digunakan untuk meredakan nyeri akut yang berat jangka pendek (≤5 hari), yang memerlukan analgesia setingkat opioid.

DAPATKAN DISINI

Jika tombol tidak bisa diklik, produk tidak tersedia untuk dibeli sendiri dan hanya tersedia di rumah sakit.

Komposisi

Tiap ml mengandung ketorolac trometamol 30 mg


Indikasi

Untuk penatalaksanaan nyeri akut yang berat jangka pendek (≤5 hari), yang memerlukan analgesia setingkat opioid.


Kontraindikasi

  • Hipersensitif terhadap ketorolac trometamol, pernah menunjukkan reaksi alergi terhadap aspirin atau obat AINS lainnya.

  • Penderita ulkus peptik akut, penderita yang baru-baru ini mengalami perdarahan saluran cerna atau perforasi dan pasien yang mempunyai riwayat penyakit ulkus peptik atau perdarahan saluran cerna.

  • Pasien dengan gangguan ginjal berat atau pasien yang berisiko menderita gagal ginjal.

  • Pada persalinan dan melahirkan, ketorolac dapat berdampak buruk pada sirkulasi fetus dan menghmabar kontraksi uterus, sehingga meningkatkan risiko perdarahan uterus.

  • Ibu menyusui karena potensi efek samping dari obat yang menghambat prostaglandin terhadap neonatus.

  • Pasien yang dicurigai atau dipastikan mengalami perdarahan cerebrovascular, diatesis hemoragi, hemostasis yang tidak sempurna, dan pada pasien yang berisiko tinggi akan perdarahan.

  • Pasien yang menggunakan AINS lainnya bersama dengan probenecid.

  • Ketorolac dikontraindikasikan untuk pemberikan neuraksis (epidural atau intratekal).


Efek Samping

Komplikasi berat yang disebabkan oleh terapi ketorolac: ulkus saluran cerna, perdarahan, dan perforasi saluran cerna, perdarahan pascaoperasi, gagal ginjal akut, reaksi anafilaktif dan anafilaktoid, dan gagal hati.

  • Tubuh secara keseluruhan: edema, penambahan berat badan, demam, infeksi, astenia.

  • Efek kardiovaskular: hipertensi, palpitasi, palor, sinkope.

  • Dermatologi: pruritus, ruam, urtikaria.

  • Saluran cerna: mual, dispepsia, nyeri pada saluran cerna, diare, konstipasi, flatulensi, rasa penuh di saluran cerna, muntah, dan stomatitis.

  • Hematologi dan limfatik: purpura, epistaksis, anemia, dan eosinofillia.

  • Sistem saraf: sefalgia , mengantuk, pusing, berkeringat tremor, mimpi yang abnormal, halusinasi, euforia, gejala ekstrapiramidal, vertigo, parestesia, depresi, insomnia, gugup, rasa haus yang berlebihan, mulut kering, pemikiran yang abnormal, tidak mampu, berkonsentrasi, hiperkinesia, stupor.

  • Nyeri pada tempat penyuntikan.

  • Saluran pernapasan: dispnea, edema paru, rinitis, batuk.

  • Indera khusus: rasa kecap yang abnormal, penglihatan abnormal, penglihatan kabur, tinitus, dan kehilangan pendengaran.

  • Urogenital: hematuria, proteinuria, oliguria, retensi urin, poliuria, peningkatan frekuensi miksi.


Dosis

Usia <65 tahun

  • IM dosis tunggal: 1x60 mg

  • IV dosis tunggal: 1x30 mg

  • IM atau IV berulang: 30 mg setiap 6 jam, maksimum 120 mg sehari.


Usia ≥65 tahun, dengan gangguan ginjal dan/atau berat badan <50 mg.

  • IM dosis tunggal: 1x30 mg

  • IV dosis tunggal: 1x15 mg

  • IM atau IV berulang: 15 mg setiap 6 jam, maksimum 60 mg sehari.


Kemasan

Kotak, 10 ampul @ 1 ml


Golongan

Analgesik


Perlu Resep

Ya


Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari cahaya.

Artikel Terkait